Trend IT Security 2016

Seiring dengan berkembangnya teknologi informasi, semakin banyak pula kemudahan yang bisa didapatkan oleh berbagai pihak. Perusahaan-perusahaan mulai berbondong-bondong mengembangkan segala lininya dengan menggunakan teknologi informasi terkini. Penggunaan media sosial, website, komputasi awan, dan lain sebagainya, bisa membuat sebuah perusahaan berkembang dengan sangat pesat. Akan tetapi, seiring dengan kemungkinan perkembangan ini, ada juga risiko keamanan yang harus dihadapi.

Tahun 2015 yang lalu dikenal sebagai “tahun pelanggaran” karena banyaknya cybercrime, pelanggaran privasi pelanggan, ancaman karena kebiasaan karyawan untuk membawa sendiri gadget (gawai) miliknya ke tempat kerja (tren BYO), dan risiko berpindahnya informasi penting dan rahasia dari pihak ketiga. Seperti tahun sebelumnya, pada tahun 2016 ini juga ditandai dengan serangan dunia mayanya sendiri. Berikut 4 tren IT security 2016:

  1. Mobileware

Beberapa waktu belakangan ini, jumlah aplikasi baru untuk smartphone terus bermunculan dengan sangat cepat. Sayangnya, hal ini tidak diimbangi dengan jumlah aplikasi pengaman khusus untuk smartphone.

Sekarang ini, hampir semua orang dapat membuat aplikasi sendiri dengan belajar lewat ratusan tutorial yang ada di Youtube atau kursus online lainnya. Selain itu, biaya untuk meluncurkan aplikasi buatan sendiri sangat murah. Untuk meluncurkan aplikasi secara resmi di iOS, Anda hanya perlu membayar 99 USD per tahun.

Selain itu, tren BYOD atau tren agar semua orang membawa dan menggunakan gawainya sendiri di kantor, juga rentan menyebabkan bocornya informasi rahasia perusahaan.

Pada tahun ini diperkirakan akan ada kebutuhan yang mendesak akan aplikasi keamanan khusus smartphone.

  1. Data dalam komputasi awan

Akhir-akhir ini, mulai banyak perusahaan IT yang menyediakan jasa komputasi awan untuk penggunanya. Jumlah data yang masuk ke dalam sistem awan atau cloud terus bertambah dengan pesat setiap harinya. Diperkirakan pada tahun 2020 sistem awan akan memiliki 4,6 miliar pengguna yang tersebar di dunia.

Sayangnya, bertambahnya jumlah pengguna dan data di sistem awan secara pesat tidak diiringi dengan kebijakan yang bisa menjamin keamanannya. Jumlah data yang sangat besar di dalam sistem komputasi awan dilindungi dengan enkripsi SSL yang sangat minimal atau bahkan tidak sesuai. Selain itu, dasar hukum dan lokasi keberadaan server internasional juga masih tertinggal.

  1. Serangan Cyber

Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, pada tahun 2016 ini aktivitas hacker juga diperkirakan akan semakin meningkat. Serangan-serangan seperti DDos skala besar, dan pembocoran informasi rahasia yang menargetkan perusahaan besar dan pemerintahan dari pihak yang tidak diketahui identitasnya atau bahkan ISIL, akan terus bertambah.

  1. Jumlah Data yang Meroket

Pada tahun 2016 ini diperkirakan akan ada sirkulasi data dalam jumlah yang besar. Akan ada banyak organisasi dan perusahaan yang menggantungkan pengambilan keputusannya dari data-data yang ada ini.

Namun, jumlah data yang sangat besar ini juga membawa masalah yang besar. Spesialis yang melakukan riset dalam data harus benar-benar berhati-hati dalam memilah data yang akan dia gunakan untuk kepentingan perusahaannya. Jumlah data yang sangat besar akan benar-benar membuat riset yang dilakukan oleh analis data dari sebuah perusahaan memakan waktu yang lama. Selain itu, besarnya jumlah data akan membuatnya sulit untuk menentukan mana data yang berguna dan mana yang tidak.

Untuk mengatasi masalah keabsahan data ini, Anda dapat meminta bantuan ke penyedia layanan keamanan IT.

Seiring dengan bergantinya tahun, bisa dipastikan akan ada ancaman baru dalam jaringan. Segeralah konsultasikan dengan perusahaan IT yang profesional dan tepercaya soal keamanan jaringan perusahaan Anda sebelum terlambat.

 

 

References

http://www.cio.com/article/3016791/security/5-information-security-trends-that-will-dominate-2016.html?page=2

http://cybernetic-gi.com/cyber-security-trends-2016-infographic/

 

Posted in IT Infrastructure and tagged , , , .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *